Peringati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81, Kejari Bungo Gandeng PMI Gelar Donor Darah

Berita5 Dilihat

BUNGO –  Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bungo menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan dengan membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kali ini, PMI Kabupaten Bungo bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo menggelar kegiatan donor darah dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kejari Bungo, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan donor darah ini mendapat antusiasme dari berbagai kalangan. Puluhan peserta hadir untuk mendonorkan darahnya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dalam kegiatan tersebut, tim PMI Kabupaten Bungo bersama tenaga kesehatan dari RS H. Hanafie Bungo memberikan pelayanan kepada para peserta, mulai dari proses registrasi, pemeriksaan kondisi kesehatan, hingga proses pengambilan darah.

Dari kegiatan tersebut, sebanyak 17 kantong darah berhasil dikumpulkan. Darah yang terkumpul nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan transfusi darah di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Bungo.

Ketua PMI Kabupaten Bungo, Dr. Hj. Verawaty Mashuri, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kejari Bungo yang telah menginisiasi serta memfasilitasi kegiatan donor darah tersebut.

Menurutnya, kegiatan donor darah yang digelar dalam momentum Hari Lahir Kejaksaan RI tersebut merupakan kegiatan positif yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat.

“Kami sangat menyambut positif kegiatan ini, apalagi dilaksanakan oleh Kejari Bungo dalam rangka Hari Lahir Kejaksaan RI. Kegiatan ini tentunya sangat membantu rumah sakit di Bungo dalam menyediakan stok darah untuk pasien yang membutuhkan,” ujar Dr. Hj. Verawaty Mashuri.

Verawaty menjelaskan, kegiatan donor darah juga menjadi bagian dari tugas kemanusiaan PMI dalam membantu memastikan ketersediaan darah yang aman dan mencukupi bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang sederhana, namun memiliki dampak besar bagi kehidupan orang lain.

«“Donor darah adalah bentuk kepedulian nyata. Setetes darah kita bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus kita lakukan,” katanya.»

Lebih lanjut, Verawaty menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah meluangkan waktu dan memberikan darahnya secara sukarela.

Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tenaga medis serta tim PMI Kabupaten Bungo yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh pendonor dan tenaga medis yang telah bekerja keras dalam kegiatan donor darah ini. Semoga seluruh pendonor selalu diberikan kesehatan, keberkahan, dan menjadi amal kebaikan,” pungkasnya.

PMI Kabupaten Bungo berharap kegiatan donor darah serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, lembaga, organisasi maupun masyarakat umum.

Dengan semakin banyaknya kegiatan donor darah, diharapkan ketersediaan stok darah di Kabupaten Bungo dapat terus terjaga sehingga kebutuhan transfusi bagi pasien dapat terpenuhi dengan baik.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *